Belajar dari Super Mario Bros dan Nintendo, pt. 2

by Ghani Kunto

Bagaimana nasib Nintendo nantinya?

Entahlah.

Tapi yang jelas kita bisa belajar banyak dari kesuksesan-kesuksesan sebelumnya. Salah satu filosofi yang utama di perusahaan itu adalah Kareta Gijutsu no Suihei Shikou, “berpikir lateral dengan teknologi jadul.” Yang penting bukanlah menciptakan sesuatu yang baru dan mutakhir. Yang penting adalah memastikan bahwa Nintendo bisa menciptakan produk yang cukup untuk memberikan experience yang tepat. Kalau meminjam istilah Youth Marketing Academy, fokus di Context bukan di Content.

Apple juga sama lho. Yang suka mereknya mengatakan bahwa produk Apple sangat inovatif. Yang sirik mengatakan produk Apple itu overpriced untuk teknologi yang gitu-gitu aja. Lho, justru itu kan hebatnya? Teknologinya biasa saja tapi di kepala banyak orang, Apple sangat inovatif. Kok bisa?

Yang jelas bukan karena Apple sibuk beriklan mengatakan merekalah yang paling inovatif.

Advertisements