Nasihat Almarhum Kakek Saya

by Ghani Kunto

Ketika saya masih TK, kakek saya yang sekarang almarhum sering mengajak saya untuk tidur di kamarnya.  Tapi saya tidak pernah mau.  Saya tahu beliau selalu tidur tanpa lampu satupun menyala.  Saya yang masih kecil takut akan kegelapan.

Suatu hari akhirnya saya mau juga dibujuk untuk tiduk di kamarnya.  Dan, benar, beliau mematikan semua lampu di dalam kamar.  Untuk waktu yang terasa sangat lama, saya tidak dapat tidur. Terlalu takut untuk terlelap.  Kakek saya akhirnya memulai pembicaraan yang saya ingat hingga hari ini.

Kakek: “Kok belum tidur, Ge?”

Saya: “Takut. Gelap!”

Kakek: “Emang kenapa kalau gelap?”

Saya: “Takut lihat setan.”

Kakek: “Emangnya kamu lihat ada setan?”

Saya: “Enggak sih…”

Kakek: “Kamu gak ngelihat setan karena gelap.  Kalau ada setan, dia pun gak bisa lihat kamu karena gelap.”

Saya: “…”

Kakek: “Dah, tidur sana.”

Kata-kata beliau dulu tidak terlalu menenangkan saya yang masih kecil.  Saya tetap saja susah tidur.  Tapi, saya yang sudah dewasa(?) sekarang baru mengerti maksud beliau.  Banyak sekali kekhawatiran kita akan masa depan yang penuh tanda tanya.  Kita takut akan segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi.  Padahal kemungkinan hal baik yang dapat terjadi juga banyak.  Kenapa kita tidak fokus pada hal yang baik saja?  Tokh pada akhirnya kita tetap tidak tahu apa yang akan terjadi.  Yang kita tahu hanyalah kenyataan yang ada di hari ini.  Kenyataan bahwa kita punya pilihan untuk hidup terbelenggu ketakutan atau hidup bebas tanpa dibebani khayalan.

Advertisements